Daftar Finalis Lomba KIR Siswa SMA/MA/SMK

DAFTAR FINALIS LOMBA KIR SMA/MA/SMK SE DIY JATENG
PRODI PENDIDIKAN KIMIA, FMIPA, UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

 

No Nama Asal Sekolah Judul KIR
1 M Fuad Izzatul Fikri  MA TAHFIDZ YANBU’UL QUR’AN Plabiomuspa: sebuah teknologi cerdas kemasan plastik Biodegradable berbahan dari pektin kulit pisang kepok(musa paradisiaca linn) dengan tambahan khitosan dan Plasticizer gliserol
2 Nadiah DinillahLina Regina Notylia SMA ISLAM SUDIRMAN AMBARAWA Kulit ari kedelai sebagai Sentrat organik ayam broiler
3 Ahnan Wildan Ramadhani SMA AL I’TISHOM Magelang APLIKASI  FILTRASI  SEBAGAI  SALAH  SATU  CARA
PENJERNIHAN  AIR  SABUN  DI  LINGKUNGAN  SMA
AL I’TISHOM
4 RIZKA FAZA FERDIANHANA DHIA AMIRIADEVI WULANDARI SMTI YOGYAKARTA Pengembangan limbah bonggol pisang (musa paradisiaca l.) menjadi bolang (brownies bonggol pisang) untukmningkatkan potensi bonggol pisang sebagai produk bernilai ekonomis
5 Rahmi IsnainiCahya Yustika RaniBeata Agni Eka SMA Negeri 10 Yogyakarta Potensi serbuk cangkang telur unggasSebagi pot organik sekaligus sumberNutrisi bagi tanaman
6 Pinasthika Trisna SeptianandaAisya Alma SMAN 1 PURWOREJO Pemanfaatan asam lemakSiklopropena dalam biji durianSebagai racun tikus
7 Ahimsa WardahAndra JausaDewi Purnama Sari SMA N 6 Yogyakarta Efektivitas materi elektrolit, redoks, dan elektrokimia Dalam mengimpresif siswa untuk memelajari dan menelitiBidang kimia di sma negeri 6 yogyakarta
8 Pramesti Ayu PratiwiHerlina Dwi Nuresa SMA N 1 GIRIMARTO Buah Jambu Mete Sebagai Energi Pengganti Batu Baterai
9 Laila Zulhijah C SMA NEGERI 2 SURAKARTA PUDING BUAH SEHAT GULA STEVIA
10 Putri YuliaSeftia Diah Ayu S SMA N 1 BLORA Es Krim Buah Mengkudu Sebagai Bentuk Kreativitasdari Pendidikan Kimia
11 CLARA SINTAM ARDI SYAHPUTRANADIA SARAH SMTI YOGYAKARTA inovasi teknologi briket limbah kulit cangkang melinjo sebagai alternatif sumber energi terbarukanuntuk meningkatkan potensi lokal hasil samping perajin emping
12 Cahyatri Ma’ruf Pertiwi SMA NEGERI 8 YOGYAKARTA Sereal Daun Kelor, Makanan Suplemen Bagi Anak
13 Tri Busono WibowoReza Aya Mudda’iYoga Aprilyanto SMK Wisudha Karya Kudus Green trade system:Penerapan sistem jual-beli berbasis teknologi hijauMelalui penggunaan bioplastik
14 NOVA IRIYANTIGALUH RATNA SMK N 2 SUKOHARJO pemanfaatan limbah tinta fotocopyuntuk pembuatan tinta isi ulang spidolwhite board
15 Fina Lutfiana SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA Peran pendidikan kimia industriTerhadap pengolahan air limbah diKecamatan sewon kabupaten bantul

Kami ucapkan selamat kepada para peserta yang telah terpilih sebagai finalis Lomba KIR SMA/MA/SMK se DIY Jateng, Prodi Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Islam Indonesia. Final dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2015 di Ruang Auditorium Lantai 2, Perpustakaan Pusat Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia.

Beberapa hal yang harus dibawa untuk presentasi adalah:

  1. File presentasi
  2. Hardcopy naskah KIR sebanyak 3 eksemplar dan dikumpulkan pada tanggal 29 Mei 2015 kepada panitia
  3. Bagi peserta dari Yogyakarta, mengumpulkan naskah 3 eksemplar pada tanggal 29 Mei 2015, sedangkan bagi peserta dari luar Yogyakarta mengumpulkan naskah ketika sampai di Kampus Terpadu UII
  4. Alokasi waktu presentasi adalah 15 menit, 10 menit presentasi dan 5 menit tanya jawab dengan para Juri
,

Irmawati Juara 3 Fahmil Qur’an Provinsi Kalimantan Timur

1

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA, UII kembali lagi berunjuk gigi dalam hal prestasi. Kali ini prestasi itu datang dari perlombaan MTQ XI tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2015. Mahasiswa tersebut adalah Irmawati Firdaus.

Mengutip dari http://kaltim.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=260354 bahwa telah berakhir pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- XXXVII tahun 2015 tingkat Propinsi Kalimantan Timur/Kalimantan Utara yang diselenggarakan mulai tanggal 9-18 Mei di Sendawar Kabupaten Kutai Barat. Dalam keikutertaannya, Kabupaten Nunukan mengirimkan 28 Kafilah dengan berbagai cabang lomba yang diikuti. Selanjutnya dari hasil pelaksanaan MTQ di Kubar, Nunukan menempati posisi ke – 12 dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kaltim dan Kaltara dimana keputusan tersebut diketahui pada acara penutupan yang digelar tadi malam (17/5/2015).

Dalam acara penutupan yang dilaksanakan di Taman Budaya Sendawar mewakili Gubernur Kalimantan Timur yaitu Asiten III Bidang Kesra Sekretariat Propinsi Kaltim H. Bere Ali menutup secara resmi MTQ ke-XXXVII tahun 2015. Kemudian dari Pemerintah Kabupaten Nunukan yang mewakili yaitu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab.Nunukan Slamet Riady dan Ketua Rombongan H.M.Shaberah yang juga merupakan Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Nunukan.

Humas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Nunukan Sayid Abdullah mengatakan dari hasil akhir sebagaimana yang diumumkan oleh Dewan Hakim bahwa Nunukan menempati posisi ke-12 dari 14 Kabupaten/Kota yang mengikuti MTQ kali ini.

Adapun pemenang dari beberapa cabang lomba yaitu Sahmil Juara Harapan 3 Tatil Quran, M.Yasin Juara Harapan 2 Tilawah anak-anak, Aspuri Juara 2 Tilawah Dewasa, Hafiah Rahman Juara 2 Tilawah Cacat Netra Qoriah, Ismail Juara Harapan 3 Tilawah Cacat Netra Qori. Selanjutnya ada M. Habiburahman Juara Hapan 3 Hifdzil Quran Gol.1 juz, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) yang diwakili Ihsan Ibrahim, Iramawati Firdaus dan Nurhana  Juara 3, Saifudin Juara Harapan 3 Kaligrafi Golongan Naskah Putra dan Nur Sariwangi Juara Harapan 2 Musabaqah Makalah Quran Putri.

Sayid menjelaskan dari hasil nilai yang diraih sehingga ditetapkan Kafilah Kota Samarinda sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an ke – XXXVII tahun 2015 dengan memperoleh nilai 62, disusul perwakilan dari Propinsi Kalimantan Utara yaitu Kafilah Kabupaten Malinau sebagai Juara 2 dengan nilai 44 dan Juara 3 diraih oleh Kafilah Kutai Kartanegara dengan nilai 43.

Selanjutnya berurutan dari posis 4 sampai posisi 14 yaitu Kafilah Bontang dengan nilai 31, Kafilah Balikpapan dengan nilai 29, Kafilah Bulungan dengan nilai 28, Kafilah Berau dengan nilai 28, Kafilah Kutai Timur dengan nilai  21.

Selanjutnya Kafilah Paser dengan nilai 20, Kafilah Tarakan dengan nilai 13, Kafilah tuan rumah Kutai Barat dengan nilai 11, Kafilah Nunukan dengan nilai 7, Kafilah Penajam Paser Utara dengan nilai 6 dan Kafilah Kabupaten Tana Tidung dengan nilai 0.“Jadi kita diurutkan untuk wilayah Kaltara, Malinau ditempat pertama, kemudian disusul Bulungan, Tarakan, Nunukan dan terakhir Tana Tidung,” ucapnya.

,

Ponpes Ainurrafiq Bersilaturrahim ke Pendidikan Kimia

dekan

Selasa (19/05/2015) Fakultas MIPA, Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan dari Ponpes Ainurrafiq, Kuningan, Jawa Barat. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Dekan FMIPA, Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D. dan melibatkan Prodi Pendidikan Kimia sebagai tim penerima kunjungan. Rombongan dari Ponpes Ainurrafiq berjumlah 110 peserta, 105 orang adalah siswa-siswi kelas XII dan 5 orang selebihnya adalah guru pendamping dan Pimpinan Ponpes Ainurrafiq.

Dalam kesempatan pertama, Dekan FMIPA, Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D memberikan sambutan kepada peserta yang hadir. Ia mengungkapkan bahwa Universitas Islam Indonesia merupakan Universitas tertua di Indonesia, dan sekarang sedang berulang tahun yang ke 72. Universitas Islam Indonesia merupakan satu di antara Perguruan Tinggi yang telah terakreditasi “A” oleh BAN PT. Oleh karena itu, merupakan langkah yang tepat jika memilih UII sebagai tempat untuk belajar untuk mencapai masa depan yang lebih baik.

Perwakilan dari Ponpes Ainurrafiq juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada civitas akademik Universitas Islam Indonesia, khususnya FMIPA yang telah baik hati menerima silaturrahim dari mereka. Ia juga berharap bahwa salah-satu dari siswa-siswinya dapat melanjutkan kuliah di Universitas Islam Indonesia. Ia yakin bahwa UII merupakan salah satu kampus yang religius, kaya akan wawasan agama Islam dan akan membina mahasiswa-mahasiswinya sehingga menjadi insan yang mempunyai sifat “Ulil Albab”.

filePeserta Kunjungan dari Ponpes Ainurrafiq

Setelah sambutan dari Dekan FMIPA dan perwakilan dari Ponpes Ainurrafiq, acara kembali dilanjutkan oleh pemaparan materi mengenai pengenalan Universitas Islam Indonesia secara menyeluruh. Materi disampaikan oleh Kaprodi Pendidikan Kimia,  Riyanto, Ph.D. yang baru saja terpilih sebagai Juara I Dosen Berprestasi se UII. Ia menyampaikan materi dengan gaya mirip Stand Up Comedy, dapat menyampaikan materi dengan baik, ada pesan moral, dan membuat peserta tertawa lepas terpingkal-pingkal. Riyanto, Ph.D. menyampaikan bahwa salah satu ilmu yang harus dipelajari untuk memajukan suatu bangsa adalah ilmu Sains (Kimia, Fisika, Biologi, Matematika). Gelegak tawa kembali muncul dari peserta ketika ia berkata bahwa, Ilmu-ilmu sains tersebut umumnya bertempat di FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu “Paling Angeel”). Ia kemudian mengakhiri materinya dengan memberikan pesan bahwa kuliahlah di Prodi dan ilmu yang disukai dan sesuai minat dari peserta acara.

Di akhir kegiatan, para peserta dan tim dari Pendidikan Kimia melakukan kunjungan ke laboratorium terpadu UII dan Pusat Studi Minyak Atsiri Kimia, FMIPA UII.

pesertaPeserta, Guru, dan Dosen Pendidikan Kimia

Panduan dan Peraturan Lomba KIR Siswa SMA/MA/SMK

Panduan dan Mekanisme Kedatangan Peserta Lomba KIR Siswa SMA/MA/SMK

Berasal dari Yogyakarta dan Luar Yogyakarta

 

Bahan yang harus dibawa dan dipersiapkan:

  1. Fotokopi identitas/Kartu Tanda Siswa (KTS) 1 lembar
  2. Mengumpulkan softfile presentasi karya tulis ilmiah remaja kepada panitia

 

Peserta dari wilayah Yogyakata dapat langsung datang pada tanggal 30 Mei 2015 di Gedung FMIPA, Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14.5

 

Tempat penjemputan oleh Panitia (Khusus Peserta dari luar Yogyakarta)

  1. 2 hari sebelum pelaksaan lomba, tanggal 28 Mei 2015, peserta sms panitia tempat kedatangan di Jogjakarta dan pada jam berapa
  2. Tempat penjemputan oleh panitia sebagai berikut:
    Bandara Adi Sucipto
    Stasiun Tugu Jogja dan Stasiun Lempuyangan
    Terminal Jombor dan Terminal Giwangan
  3. Setelah sampai di tempat penjemputan, peserta sms panitia, panitia menjemput peserta dan diantar ke Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14.5, kemudian peserta ditempatkan di Asrama UII untuk beristirahat

 

Peraturan Lomba Microteaching Mahasiswa

  1. Lomba akan dilaksanakan di Gedung Laboratorium Terpadu, Ruang Sidang 2 Lantai 3 tepat pada jam 08.00 WIB sampai selesai
  2. Urutan tampil peserta, akan diundi oleh panitia dan peserta akan tampil sesuai nomor urut yang telah ditetapkan oleh panitia.
  3. Giliran peserta tampil akan dipandu oleh MC. Apabila dalam tiga kali panggilan peserta tidak muncul, maka dianggap gugur
  4. Panitia menyiapkan LCD viewer, pointer, microphone, laptop, dan flashdisk sebagai fasilitas penunjang presentasi.
  5. Komponen penilaian; 40 % berasal dari naskah KIR yang telah dikumpulkan dan 60 % berasal dari presentasi di hadapan dewan juri.
  6. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  7. Pengumuman hasil penjurian akan diumukan pada penutupan acara bersamaan dengan lomba microteaching untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia se Indonesia dan Lomba Microteaching Guru Kimia SMA/MA/SMK

Panduan dan Peraturan Lomba Microteaching Guru SMA/MA/SMK

Panduan dan Mekanisme Kedatangan Peserta Lomba Microteaching Guru SMA/MA/SMK
Berasal dari Yogyakarta dan Luar Yogyakarta

 

Bahan yang harus dibawa dan dipersiapkan:

  1. Fotokopi identitas Guru 1 lembar
  2. Mengumpulkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) hardcopy 1 eksemplar
  3. Materi dalam microteaching bebas, tetapi masih dalam lingkup Kimia, seperti tentang atom, molekul, kesetimbangan kimia, dan lain-lain.

 

Peserta dari wilayah Yogyakata dapat langsung datang pada tanggal 30 Mei 2015 di Gedung FMIPA, Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14.5

 

Tempat penjemputan oleh Panitia (Khusus Peserta dari luar Yogyakarta)

  1. 2 hari sebelum pelaksanaan lomba, tanggal 28 Mei 2015, peserta sms panitia tempat kedatangan di Jogjakarta dan pada jam berapa
  2. Tempat penjemputan yang difasilitasi oleh panitia sebagai berikut:
    Bandara Adi Sucipto
    Stasiun Tugu Jogja dan Stasiun Lempuyangan
    Terminal Jombor dan Terminal Giwangan
  3. Setelah sampai di tempat penjemputan, peserta sms panitia, panitia menjemput peserta dan diantar ke Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14.5, kemudian peserta ditempatkan di Asrama UII untuk beristirahat

 

Peraturan Lomba Microteaching Mahasiswa

  1. Lomba akan dilaksanakan di Gedung Perpustakaan UII, Ruang Auditorium Lantai 2 dimulai tepat pada jam 08.00 WIB sampai selesai
  2. Urutan tampil peserta, akan diundi oleh panitia dan peserta akan tampil sesuai nomor urut yang telah ditetapkan oleh panitia.
  3. Giliran peserta tampil akan dipandu oleh MC. Apabila dalam tiga kali panggilan peserta tidak muncul, maka dianggap gugur
  4. Panitia menyiapkan LCD viewer, pointer, microphone, laptop, dan flashdisk sebagai fasilitas penunjang microteaching.
  5. Komponen penilaian; 20 % berasal dari RPP yang telah dikumpulkan dan 80 % berasal dari presentasi microteaching peserta
  6. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  7. Pengumuman hasil penjurian akan diumukan pada penutupan acara bersamaan dengan lomba microteaching untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia se Indonesia dan Lomba KIR Siswa SMA/MA/SMK

Panduan dan Peraturan Lomba Microteaching Mahasiswa

 

Mekanisme Kedatangan Peserta Lomba Microteaching Mahasiswa
Berasal dari Yogyakarta dan Luar Yogyakarta

 

Bahan yang harus dibawa dan dipersiapkan:

  1. Fotokopi KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) 1 lembar
  2. Membawa jas almamater dari Universitas asal
  3. Mengumpulkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) hardcopy 1 eksemplar
  4. Materi dalam microteaching bebas, tetapi masih dalam lingkup Kimia, seperti tentang atom, molekul, kesetimbangan kimia, dan lain-lain.

 

Peserta dari wilayah Yogyakata dapat langsung datang pada tanggal 30 Mei 2015 di Gedung FMIPA, Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14.5

 

Tempat penjemputan oleh Panitia (Khusus Peserta dari luar Yogyakarta)

  1. 2 hari sebelum pelaksanaan lomba, tanggal 28 Mei 2015, peserta sms panitia tempat kedatangan di Jogjakarta dan pada jam berapa
  2. Tempat penjemputan ole panitia sebagai berikut:
    Bandara Adi Sucipto
    Stasiun Tugu Jogja dan Stasiun Lempuyangan
    Terminal Jombor dan Terminal Giwangan
  3. Setelah sampai di tempat penjemputan, peserta sms panitia, panitia menjemput peserta dan diantar ke Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km. 14.5, kemudian peserta ditempatkan di Asrama UII untuk beristirahat.

 

Peraturan Lomba Microteaching Mahasiswa

  1. Lomba akan dilaksanakan di Gedung Auditorium Fakultas MIPA UII, Lantai 4 tepat pada jam 08.00 WIB sampai selesai
  2. Urutan tampil peserta, akan diundi oleh panitia dan peserta akan tampil sesuai nomor urut yang telah ditetapkan oleh panitia.
  3. Giliran peserta tampil akan dipandu oleh MC. Apabila dalam tiga kali panggilan peserta tidak muncul, maka dianggap gugur
  4. Panitia menyiapkan LCD viewer, pointer, microphone, laptop, dan flashdisk sebagai fasilitas penunjang microteaching.
  5. Komponen penilaian; 20 % berasal dari RPP yang telah dikumpulkan dan 80 % berasal dari presentasi microteaching peserta
  6. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  7. Pengumuman hasil penjurian akan diumukan pada penutupan acara bersamaan dengan lomba microteaching untuk Guru Pendidikan Kimia SMA/MA/SMK dan Lomba KIR Siswa SMA/MA/SMK. 

Panduan LKIR SMA/SMK/MA

Panduan Lomba Karya Ilmiah Remaja dapat didownload di link berikut

Panduan Lomba (Click Gambar)

document

,

Pendidikan Kimia Menyelenggarakan Workshop Standarisasi Lab. Microteaching

IMG_20150502_084220

 

Sabtu (2/4/2015) Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Islam Indonesia telah menyelenggarakan “Workshop Standarisasi Laboratorium Microteaching”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui prosedur yang tepat dalam membuat dan mengelola laboratorium microteaching. Pembicara yang hadir dalam kegiatan ini adalah Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd. dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) dan Rr. Lis Permana Sari, M.Si dari UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). Peserta yang hadir di dalam kegiatan ini antara lain Dosen-dosen dari Prodi Kimia, D3 Analis Kimia, Pendidikan Kimia, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Sebagai pembicara pertama, Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd. menjelaskan bahwa “Microteaching adalahSuatu pendekatan pembelajaran di mana segala sesuatunya dikecilkan atau disederhanakan dan dilaksanakan dalam situasi laboratoris yang terencana, terkontrol, dan berkelanjutan untuk membentuk dan mengembangkan keterampilan mengajar guru atau calon guru.”

Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd, yang saat ini merupakan assesor Pendidikan di DIKTI juga mengungkapkan bahwa peralatan-perlatan yang dibutuhkan di dalam laboratorium microteahing antara lain adalah: Perangkat komputer, Quad, Pan contro, Mixer audio, Amplifer, TV monitor, VCD player, Speaker, Kamera, Lighting.

P_20150502_110633

Pembicara kedua, Rr. Lis Permana Sari, M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kaprodi Pendidikan Kimia di UNY juga mengungkapkan bahwa “Keterampilan yang dilatihkan pada saat mahasiswa praktik micro teaching di laboratorium adalah: (a) membuka dan menutup pelajaran, (b) menyampaikan materi, (c) melaksanakan interaksi pembelajaran, (d) mempergunakan bahasa komunikasi, penampilan, gerak, dan waktu, serta (e) melaksanakan evaluasi belajar”.

Di akhir workshop, Krisna Merdekawari, M.Pd sebagai dosen Pendidikan Kimia sekaligus inisator dari kegiatan ini berharap bahwa semua ilmu yang telah disampaikan oleh kedua pembicara dapat diambil manfaatnya oleh semua. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Prodi Pendidikan Kimia akan membuat laboratorium microteaching yang mempunyai ciri khas kimia. Semoga dapat cepat terealisasi dan dimanfaatkan untuk menunjang proses belajar mengajar di Prodi Pendidikan Kimia.

Materi 1 PEMBELAJARAN MIKRO – Kemenag

Materi 2 LAB MICROTEACHING – asepherry

Materi 3 PENGENALAN DAN STANDAR MICRO TEACHING – asepherry

Materi 4 Rr. Lis Pernama Sari