The 1st International Seminar on Chemical Education (ISCE 2015)

posted in: Uncategorized | 0

isce2015

Semakin berkembangnya masyarakat industri di Indonesia membutuhkan dukungan riset dan inovasi yang kontinyu. Kedua hal tersebut dipandang sangat penting untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri dibanding kompetitor dari luar negeri. Peran riset semakin vital khususnya bagi industri berbasis kimia yang saat ini tengah berkembang cukup pesat di Indonesia. Riset dan inovasi untuk industri sejatinya dapat dijalankan oleh perguruan tinggi. Sebab perguruan tinggi memiliki sumberdaya manusia dan kapasitas untuk menjalankan hal tersebut. Oleh karenanya, diperlukan sinergi yang saling mendukung di antara industri dan perguruan tinggi agar kedua-duanya dapat menjadi agen pembangunan di Indonesia.

Sebagaimana disampaikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc ketika memberi sambutan dalam acara Seminar Internasional Pendidikan Kimia (International Seminar on Chemistry Education) yang diadakan di kampus terpadu UII, Rabu (30/9). Seminar yang mengangkat tema “Pendidikan Kimia Sebagai Agen Pembangunan Industri di Indonesia” ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi. Sebagai pembicara utama seminar dihadirkan pakar pendidikan kimia dari tiga negara, yakni Prof. Nobuyoshi Koga dari Hiroshima University, Jepang, Prof. Binyo Panijpan dari Mahidol University, Thailand, dan Prof. Kamisah Osman dari University Kebangsaan Malaysia.

13

 

“Sudah menjadi keniscayaan saat ini kita harus mengejar kemajuan di bidang sains dan teknologi agar tidak tertinggal dari negara lain. Upaya ini dapat dimaksimalkan lewat riset dan inovasi yang dihasilkan oleh sivitas akademika di perguruan tinggi. Di sinilah relevansi diadakannya seminar sebagai media berbagi pengetahuan”, ungkap Rektor.

Ketua Penyelenggara Seminar, Riyanto Ph.D mengatakan seminar internasional ini merupakan yang perdana diadakan oleh Prodi Pendidikan Kimia UII. Meski tergolong sebagai prodi baru di lingkungan UII namun cukup banyak langkah yang ditempuh dalam menjalin kolaborasi internasional. Menurutnya, tujuan diadakannya seminar adalah untuk mengembangkan konsep pembelajaran, inovasi, dan kompetensi di bidang pengajaran pendidikan kimia. Konsep yang terbentuk diharapkan akan ditularkan ke sekolah menengah atas dan perguruan tinggi yang mengajarkan kimia.

“Tiap peserta seminar akan mempresentasikan hasil penelitiannya di bidang pendidikan kimia dalam bentuk lisan maupun poster. Sebanyak 43 makalah telah kami pilih untuk dipresentasikan”, ungkapnya.

Leave a Reply