Lina Fauzi’ah, S.Pd., M.Sc. Dosen Baru Pendidikan Kimia

1_copy

CURRICULUM VITAE

 

Nama : Lina Fauzi’ah
Tempat/Tgl Lahir : Rembang, 17 Juni 1989
Jenis Kelamin : Perempuan
Status Perkawinan : Belum Kawin
Agama : Islam
Alamat Sekarang : Jl. Pura Gg Kemuning No 360 B, Sorowajan, Banguntapan, Bantul
Nomor Telepon :
Alamat Asal : Trahan RT/RW 01/02, Kec. Sluke, Kab. Rembang, Jawa Tengah
Nomor Telepon :
Mobile Phone : 081227908131
Email : [email protected]
Pendidikan Terakhir : S2 Kimia (Organik)

 

RIWAYAT PENDIDIKAN

 

JENJANG INSTITUSI BIDANG ILMU TAHUNLULUS IP (SKALA 4)
SD SD Leran II 2001
SMP SMP Negeri 1 Lasem 2004
SMA SMA Negeri 1 Rembang 2007
S1 UNY Pendidikan Kimia 2011 3,60
S2 UGM Kimia (Organik) 2014 3,62

 

PENGALAMAN KERJA

 

DARI SAMPAI INSTANSI JABATAN
2011 2012 SMK Lasem Guru Kimia
2015 sekarang SMTI Yogyakarta Guru Kimia

 

SERTIFIKAT/PENGHARGAAN

 

JENIS KEGIATAN SEBAGAI WAKTU
Sertifikat Praktikum Kimia Organik I (UNY) Asisten 1 semester
Sertifikat Praktikum Kimia Anoganik II (UNY) Asisten 1 semester
Sertifikat Seminar Nasional Kimia 2009 (UNY) Peserta
Sertifikat Seminar Nasional Kimia 2010 (UNY) Peserta
Sertifikat Seminar Nasional Kimia 2009 (UNS) Peserta
Sertifikat Seminar Nasional Pendidikan 2010 (UNY) Peserta
Sertifikat Seminar Nasional Pendidikan oleh IKA UNY Peserta
Penghargaan Predikat Cumlaude UNY
Sertifikat Pelatihan Kimia Komputasi 2013 (UGM) Peserta
Sertifikat Indonesia-UK Conference on Organic and Natural Product Chemistry Peserta

 

PENGALAMAN ORGANISASI

 

NAMA ORGANISASI JABATAN WAKTU
Hima Kimia UNY Anggota 2007-2011
IKA UNY Anggota 2011-sekarang
HIMPAS Anggota 2012-2014
KAGAMA Anggota 2014-sekarang

 

DATA KELUARGA

 

NAMA TEMPAT LAHIR TGL LAHIR STATUS*
Drs. Sugiyanto, M.Pd Pati 28 Agustus 1959 Bapak
Sri Widayati Klaten 13 Maret 1959 Ibu
,

Irmawati Juara I MTQ Fahmil Qur’an, Mengharumkan Nama Daerah dan Membanggakan Prodi

1

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA, UII kembali lagi berunjuk gigi dalam hal prestasi. Kali ini prestasi itu datang dari perlombaan MTQ XI tingkat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Tengah 2015. Mahasiswa tersebut adalah Irmawati Firdaus.

Berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Nunukan Nomor : 10/LPTQ/KAB-NNK/IV/2015 tentang Penetapan Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Nunukan di Kecamatan Sebatik Timur Tahun 2015 yang dibacakan Sekretrais Umum LPTQ Kabupaten Nunukan Drs.H.Syarifuddin pada malam penutupan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke–XI tingkat Kabupaten Nunukan tahun 2015 di Desa Bukit Aru Kecamatan Sebatik Timur di arena utama MTQ Madrasah Aliyah YIIPS Sebatik

Dalam Surat Kepeutusan tersebut Menetapkan Kecamatan Nunukan sebagai Juara Umum dengan perolehan nilai 60 MTQ XI Tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2015, kemudian disusul Juara 2 Kecamatan Sebatik dengan nilai 35, Juara 3 Kecamatan Sebatik Timur dengan nilai 37, kemudian disusul juara berikutnya yaitu Kecamatan Sebatik Barat dengan nilai 26, Kecamatan Sebuku dengan nilai 17, Kecamatan Sebatik Utara dengan nilai 12, Kecamatan Sembakung dengan nilai 10, Kecamatan Nunukan Selatan dengan nilai 9, Kecamatan Lumbis dengan nilai 8, Kecamatan Tulin Onsoi dengan nilai 5, Kecamatan Sebatik Tengah dengan nilai 5, Kecamatan Sembakung Atulai dengan nilai 1 dan Kecamatan Seimenggaris berada diurutan 13 dengan nilai 0.

Dengan ditetapkannya Kecamatan Nunukan Sebagai juara umum, maka ini merupakan Juara Umum yang ke 10 yang Kecamatan Nunukan sejak Pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten yang di laksanakan di Kabupaten Nunukan sejak menjadi Daerah Otonomi Baru.

Ketua Prodi Pendidikan Kimia, Riyanto, Ph.D., mengungkapkan rasa syukur karena Irmawati Firdaus, mahasiswa yang tergolong masih baru (angkatan 2014/2015) tersebut telah menorehkan prestasi yang mengharumkan nama daerah membanggakan bagi Prodi Pendidikan Kimia.

Ke depan, Riyanto, Ph.D., berharap bahwa mereka dapat melanjutkan prestasi tersebut, salah satunya dengan memperoleh IPK yang bagus dan mempertahankannya sampai akhir studi nanti. Lebih lanjut, ia juga berharap prestasi tersebut dapat menular kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia yang lain, sehingga menjadikan Prodi Pendidikan Kimia lebih maju dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

,

Dosen Pendidikan Kimia Meraih Hibah Pengajaran dari BPA

Krisna Merdekawati, M.Pd.Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Islam Indonesia kembali menorehkan prestasi. Setelah Ketua Prodi, Riyanto, Ph.D. dikukuhkan sebagai Dewan Pendidikan Sleman, Krisna Merdewati, M.Pd., Dosen Pendidikan Kimia ikut menyusul berprestasi dengan meraih Hibah Pengajaran dari BPA (Badan Pengembangan Akademik).

Krisna Merdewati, M.Pd. mengikuti seleksi proposal hibah pengajaran yang dilaksanakan pada 5-6 Maret 2015 oleh BPA (Badan Pengembangan Akademik) UII. Proses seleksi dilakukan dengan sangat kompetitif, seperti administrasi hingga presentasi subtantif proposal. Akhirnya BPA memilih 19 proposal terbaik yang disetujui untuk didanai. Proposal dari Krisna Merdewati, M.Pd. menjadi salah satu yang terbaik dan layak untuk didanai.

Krisna Merdewati, M.Pd. bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk menjalankan program Hibah Pengajaran dari BPA. Ia berharap bahwa dapat menjalankan program dengan baik dan lancar sehingga tujuannya dapat tercapai 100 %.

Sekali lagi, selamat kepada Krisna Merdewati, M.Pd. Semoga dapat menorehkan prestasi lain yang dapat membanggakan Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA, UII.

,

Menjadi Seorang Guru Adalah Salah Satu Pengalaman Terbaik

17Feb2015Guru.138“Jika pengalaman adalah salah satu guru terbaik, maka menjadi seorang guru adalah salah satu pengalaman terbaik.”
Ketika suatu kali ada yang bertanya, “motivasi apa yang bisa menjadi landasan bagi para guru, agar selalu mempunyai semangat untuk mengajar?”

Jawaban dari seseorang yang ditanya, memberikan jawaban berupa pertanyaan kembali, namun yang tidak membutuhkan jawaban.

“Ketika bertahun-tahun lamanya telah berlalu dan ada murid yang selalu ingat, akan apa yang telah gurunya lakukan dan ajarkan untuk kebaikan, lalu motivasi apa lagi yang dibutuhkan oleh seorang guru?”

Dahulu, sebelum banyak turun melakukan audit sistem manajemen ke sekolah, rasanya masih belum menyadari akan besarnya pengorbanan seorang guru. Dahulu, sebelum seringnya berinteraksi dengan para guru saat turun untuk berbagi inspirasi, penghormatan kepada mereka belum banyak diberi.

Guru, tepatlah jika dikatakan kalau dirimu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Guru sangat jauh berbeda dengan profesi seorang karyawan. Karyawan pulang tanpa membawa banyak tumpukan pekerjaan. Sementara guru, seringkali membawa tanggungan pekerjaan sebagai hasil dari suatu pembelajaran di sekolah.

Seorang guru menjadi orang tua kedua. Perencana kegiatan belajar, seseorang yang dituntut pandai berkomunikasi, berpikir jauh ke depan, mengorganisasi sebuah kelas, ataupun sosok yang bisa mengayomi. Seseorang yang menjadikan segala sesuatu yang menjadi urusan siswanya berjalan dengan lancar. Sosok yang bisa memberi kebahagiaan bagi muridnya, serta menyebarkan kegembiraan dalam proses pembelajaran.

Guru, kerap kali menjadi panutan dalam banyak hal.

Guru kehidupan saya pernah berujar, “maknailah dengan baik, arti dari sebuah kata terima kasih. Apa yang sudah kita terima, kita kasih-kasihkan kembali.”

Seberapa banyak ilmu yang sudah didapatkan, dari para guru formal yang kita temui di sekolah?

Lalu seberapa banyak pula ilmu-ilmu kehidupan yang telah didapatkan? Didapat untuk menambah khasanah kehidupan, saat berinteraksi atau berjumpa dengan seseorang. Jumlah mereka, akan bisa jauh lebih banyak dari yang ditemui di sekolah. Jika Tuhan tidak pernah hitung-hitungan dalam memberikan tambahan pengetahuan pada kita, lalu apa yang sudah kita berikan pada sesama?

Mengapa terkadang, kita begitu menahan untuk hanya berbagi ilmu pada mereka yang membutuhkan uluran tangan. Sedikit berbagi pengalaman untuk mengangkat kecerdasan. Menumbuhkan kebahagiaan dan memunculkan keceriaan pada mereka yang membutuhkan pengetahuan.

Sobat, mari turun tangan untuk turut mengambil peranan. Meneruskan kebaikan yang pernah diajarkan. Berbagi atas apa yang telah kita terima. Selain itu, mari kita gerakkan kegiatan untuk merajut silaturahim pada mereka yang telah berjasa. Impian masa kecil kita telah diuntai dengan sangat baik oleh para guru yang banyak membantu. Mari bersama, kita datangi guru-guru kita yang masih ada. Guru semenjak kita masih duduk di bangku sekolah dasar, hingga guru yang telah banyak berjasa sampai hari ini.

Teriring doa, semoga untuk para guru yang telah tiada, Allah berkenan untuk memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

@AndySukmaLubis

Ketua Prodi Pendidikan Kimia Dikukuhkan Sebagai Dewan Pendidikan Sleman

Riyanto, Ph.D.Sleman (14/3), Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Islam Indonesia telah resmi dikukuhkan dan dilantik menjadi Dewan Pendidikan Kabupaten Sleman, Yogyakarta oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo. Riyanto, Ph,D. akan mengemban amanah sebagai Dewan Pendidikan Sleman dalam periode 2015-2020.

Bupati Sleman, Sri Purnomo menyampaikan bahwa, Dewan pendidikan memiliki peran penting untuk memajukan pendidikan. Karena merekalah yang harus memberi rekomendasi pada Kepala Daerah untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di wilayah setempat.

“Adapun tugas dewan Pendidikan  antara lain menghimpun, menganalisa, dan memberikan rekomendasi kepada Bupati terhadap keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan,” ungkap Sri Purnomo.

Selain itu Dewan Pendidikan berfungsi untuk memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat kabupaten untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.

Bupati berharap agar dewan dapat segera bekerja. Mengingat jumlah institusi pendidikan di Sleman yang cukup banyak. Menurut Sri mutu lembaga pendidikan wajib ditingkatkan secara terus menerus. Karena peserta didik mendapatkan pengalaman belajar formal terbanyak selama di sekolah.

Sri menambahkan bahwa peningkatan kualitas ini harus dimulai dari perbaikan SDM pengajar. Dimana guru adalah ujung tombaknya. “Oleh sebab itu, profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang berkualitas dan bermartabat,” tutur Sri.

Profesi guru mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting. Visi pendidikan yang harus dicapai oleh guru adalah menciptakan generasi penerus yang cerdas, komprehensif, dan kompetitif.

Dewan pendidikan harus peka untuk menampung aspirasi masyarakat, guru, dan siswa. Agar masukan yang diberikan pada Bupati bisa tepat sasaran dan efisien.

Adapun anggota Dewan Pendidikan, yaitu  Avin Fadilla Helmi (ketua HIMPSI DIY), Ahmad Burhani (anggota PGRI Sleman), Purwanto (Dosen UGM), Nursya’bani Purnama (Dosen UII), Suyono (PD Muhammadiyah Sleman), Didik Rinan Sumekto (Dosen Universitas Widya Darma Klaten), Buchori (Ketua PD Muhammadiyah Sleman), Riyanto (Dosen UII), Sudiyo (ketua PGRI Sleman), Bagus Sukendra (PD Muhammadiyah Sleman), dan Nurjamil Dimyati (Ketua PC. NU Sleman).

Pengukuhan tersebut dihadiri pula oleh Sekda Sleman Sunartono, Asekda bidang Pembangunan Suyamsih, Wakil DPRD Sleman, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Arif Haryono.

,

Siswa-Siswi dari Jogjakarta Community School (JSC) Belajar Fun Chemistry di Lab. Pendidikan Kimia

Jogja Community SchoolSelasa (10/2/2015), Laboratorium Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan study dari Jogjakarta Community School (JSC).

Jogjakarta Community School (JSC) yang melakukan kunjungan study ini berjumlah 9 orang siswa (3 siswa WNI dan 6 siswa WNA) beserta 2 guru pendamping. Kunjungan study tersebut diterima oleh Kepala Laboratorium Pendidikan Kimia, Bayu Wiyantoko, M. Sc di laboratorium terpadu UII. Kunjungan study tersebut bertujuan untuk melakukan praktikum di laboratorium Pendidikan Kimia. Praktikum tersebut berupa pengenalan metode titrasi asam basa, penimbangan bahan dan material, serta pengenalan alat volumetri.

jcs 2Siswa-siswi dari JCS yang melakukan praktikum terlihat sangat antusias dalam menjalankan praktikum dengan ditemani oleh para asisten praktikum yang menjelaskan cara kerja dari alat dan instrumen yang sedang dipakai.

Salah seorang siswa dari JSC mengungkapkan bahwa, Ia sangat menyukai belajar kimia di laboratorium Pendidikan Kimia, FMIPA Universitas Islam Indonesia. Ia berharap bahwa nantinya ilmu yang telah didapat dari kunjungan studi ini dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. “I am delighted to study fun chemistry here,” tambahnya.

,

Prodi Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Mendapat Kunjungan Study dari SMA Muhammadiyah 1 Surakarta

SMA mh 1Selasa (20/1) Prodi Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia, FMIPA Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan study dari SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Kunjungan study yang dilakukan antara lain adalah melakukan praktikum kimia berupa pembuatan gas hidrogen dari limbah alumunium dan titrasi asam basa.

Read more

,

PSB (Penelusuran Siswa Berprestasi) Pendidikan Kimia UII

PSB Pendidikan Kimia UIIProgram Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB) merupakan pola penerimaan mahasiswa baru di Program Studi Pendidikan Kimia melalui seleksi prestasi Bidang Akademik dan Minat-Bakat.  Read more

Prodi Pendidikan Kimia Menerima Kunjungan dari National Chiao Tung University (NCTU) Taiwan

Kunjungan dari TaiwanJum’at (9/1) Prodi Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia FMIPA Universitas Islam Indonesia mendapatkan kunjungan dari Department of Materials Science and Engineering, National Chiao Tung University (NCTU) Taiwan. Terdapat tiga (3) orang perwakilan dari NCTU Taiwan berkunjung ke UII, mereka adalah Prof. Hong-Ceu Lin (kedua dari kanan), Dr. Nien-Ti Tsou, dan Cut Rullyani, mahasiswa PhD di NCTU yang berasal dari Indonesia. Read more

Mahasiswi Pendidikan Kimia Juara 2 Futsal Liga Angkatan 2015

 Tim Futsal Pendidikan KimiaMahasiswi-mahasiswi Program Studi Pendidikan Kimia meraih prestasi dalam kegiatan lomba olahraga Liga Angkatan 2015. Tim Pendidikan Kimia meraih Juara Kedua (2) dalam kategori lomba futsal putri. Read more